Kehidupan Lady Gaga

Kehidupan awal Lady Gaga : 1986–2004

Lady Gaga lahir dengan nama Stefani Joanne Angelina Germanotta, dari keluarga campuran Italia Amerika, di New York City pada tanggal 28 Maret 1986, sebagai putri sulung Joseph Germanotta, seorang wiraswasta internet, dan Cynthia (née Bissett). Lady Gaga memiliki satu adik, Natali, yang lahir pada tahun 1992.Lady Gaga adalah seorang kidal (pengguna tangan kiri). Ia belajar bermain piano dari umur empat tahun, dan menulis lagu piano pertamanya pada usia 13 tahun dan tampil secara open mike pada umur 14 tahun.

kehidupan lady gaga

Lady Gaga

Dibesarkan dalam lingkungan Katolik Roma, di Manhattan, Upper West Side setelah keluarga pindah ke sana pada tahun 1993, Lady Gaga masuk ke dalam Convent of the Sacred Heart, sekolah Katolik khusus perempuan di Manhattan, Upper East Side pada umur 11. Dikarenakan perbandingan kekayaan antara Upper East dan West Side, Lady Gaga menyesal karena ia tidak berasal dari keluarga yang kaya, dengan menyatakan bahwa orang tuanya “berasal dari keluarga kelas bawah, sehingga kami berjuang untuk semua—ibuku bekerja dari jam delapan pagi sampai delapan malam di luar rumah, dalam bidang telekomunikasi, dan begitu pula ayahku.” Ia menggambarkan kehidupan akademiknya di sekolah yang “sangat berbakti, rajin, disiplin”, tetapi juga “sedikit tidak aman” seperti yang diujarkannya dalam sebuah wawancara, “Aku terbiasa dijadikan bual-bualan karena terlalu provokatif atau eksentrik, jadi aku mulai tidak nyaman. Aku tidak cocok, dan aku merasa seperti orang aneh.” Kenalan Lady Gaga membantah bahwa dia tidak cocok di sekolah. “Dia punya kelompok inti teman-teman; dia adalah seorang murid yang baik. Dia menyukai banyak anak laki-laki, tapi mungkin baginya menyanyi No. 1,” kenang seorang mantan teman sekelas saat SMA.

Sebagai seorang aktris yang penuh hasrat di musikal saat SMA, Lady Gaga pernah berperan sebagai tokoh utama (Adelaide) dalam Guys and Dolls, dan Philia dalam A Funny Thing Happened on the Way to the Forum. Dia juga muncul dalam peran yang sangat kecil sebagai teman sekelas yang nakal dalam serial drama televisi The Sopranos 2001 dalam episode berjudul “The Telltale Moozadell”. Pada umur 16, ia mulai menyanyi dan bermain di depan penonton secara live dan berhasil mengikuti audisi untuk bagian dari pertunjukan di New York. Ketika waktunya di Convent of the Sacred Heart berakhir, ibunya mendorongnya untuk melanjutkan ke New York University untuk belajar drama dan penampilan—khususnya Collaborative Arts Project 21 (CAP21), yang merupakan fakultas dari Tisch School of the Arts. Berumur 17, Lady Gaga akhirnya memperoleh kuliah dini dan tinggal di asrama NYU di Jalan No.11. Di sana, ia belajar musik dan mempertajam keahlian penulisan lagu secara esai dan menyusun makalah analitis yang berfokus pada topik-topik seperti seni, agama, isu-isu sosial dan politik. Lady Gaga menulis tesis tentang artis pop Spencer Tunick dan Damien Hirst; penelitian yang mempersiapkan dirinya untuk fokus kepada karier masa depannya di “musik, seni, seks, dan selebriti.”

Lady Gaga merasa bahwa ia lebih kreatif dari beberapa teman-teman sekelasnya. “Sekali Anda belajar bagaimana berpikir tentang seni, Anda bisa mengajar diri sendiri,” katanya. Menjadi bagian dari audisi penampilan bergengsi, Lady Gaga mencoba ikut dan lulus audisi sementara pada CAP21, termasuk bagian dari pelanggan restoran yang tidak menaruh curiga pada acara MTV, Boiling Points, sebuah acara lelucon di televisi, yang sedang difilmkan. Bagaimanapun, pada semester kedua tahun kedua, dia menarik diri dari sekolah untuk fokus kepada karier musiknya. Ayahnya setuju untuk membayar sewa apartemennya selama setahun, dengan syarat bahwa dia kembali mendaftar di Tisch jika dia tidak berhasil. “Aku meninggalkan seluruh keluargaku, mencari apartemen termurah yang aku bisa temukan, dan makan kotoran sampai seseorang akan mendengarkan,” katanya.

Sumber : Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Tulisan ini dipublikasikan di Lady Gaga dan tag , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan