Konsultasi dr.Boyke – Gemuk Setelah Menikah

Konsultasi Dokter: Gemuk Setelah Menikah

Saya punya masalah dengan berat badan. Saya perempuan berusia 27 tahun dengan berat 75 kg dengan tinggi 160 cm. Masalah ini menjadi makin berat soalnya dalam waktu dekat saya akan menikah. Dan kelihatannya calon suami pingin saya terlihat lebih langsing saat pernikahan.

Dokter, benarkah gadis yang gemuk semasa gadis, kemudian langsing bisa gemuk kembali setelah menikah meski sudah sudah menjaga asupan makanannya. Soalnya, saya sudah keluar uang banyak ikut program pelangsingan di sebuah salon kecantikan demi menggapai harapan suami. Ada cara diet yang alami tanpa mengeluarkan uang banyak.

Dokter, payudara sebelah kiri saya sering sakit, nyeri dan panas saat menstruasi. Selain itu, ketiak sebelah kiri juga kadang ikut-ikutan sakit. Parahnya, saya jadi sesak nafas selama masa-masa “berat” datangnya menstruasi. Tetapi ketika hari ke-5 dan seterusnya kondisi tubuh saya kembali normal. Saya sudah pernah ke dokter dan didiagnosa terkena paru-paru basah pada tahun 2000. Pada tahun 2003, saya pernah di-rontgen dan periksa darah, katanya saya terkena virus tertentu, tetapi bukan paru-paru basah. Kondisi ini masih berlanjut hingga kini.

Sebenarnya saya sakit apa sih, dokter? Saya harus berobat ke dokter spesialis apa yang cocok dengan penyakit saya?

Ibu WH – Jakarta

Jawaban Dokter Boyke:

dokter boyke menikah

dr.Boyke Dian Nugraha, SpOg

Resepsi pernikahan memang merupakan saat bersejarah untuk Anda berdua. Menjadi langsing sebenarnya bukan pada saat pernikahan, tetapi harus menjadi salah satu target Anda, karena kegemukan sering dikaitkan dengan berbagai penyakit (jantung, darah tinggi, gula).

Sebenarnya untuk menguruskan badan tanpa mengeluarkan biaya besar adalah dengan menjaga asupan makanan dan berolah raga. Salon pelangsingan hanyalah menawarkan penurunan berat badan yang instant, yang jika tidak diikuti pola makan yang benar dan olah raga yang teratur berat badan akan naik lagi.

Nyeri payudara sampai ketiak pada saat mens adalah akibat perubahan hormon keperempuanan Anda saat haid, jadi ini merupakan hal yang lumrah, sepanjang pemeriksaan pada payudara (USG, mamografi) dinyatakan normal.

Untuk pengobatan sakit dada dan berkaitan dengan paru-paru, sebaiknya Anda menghubungi dokter spesialis paru agar diketahui penyebab dan pengobatannya.

Sumber : Suara Karya – Kumpulan Konsultasi SEKS dr Boyke

Tulisan ini dipublikasikan di Konsultasi Dokter Boyke dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Respon untuk Konsultasi dr.Boyke – Gemuk Setelah Menikah

  1. Eterna berkata:

    dok, dari yg saya baca seks saat haid bisa ter-jangkit kista dan infeksi, jika pada akhir masa haid dilakukannya apa be-risiko juga?
    jika seks dilakukan pada hari-hari terakhir haid seperti 1-2 hari sebelum haid selesai apakah risiko yang didapat sama besarnya dengan seks yang dilakukan pada masa haid awal?

Tinggalkan Balasan